loading...

Menggaktifkan Swap Memory untuk menambah RAM Android

Swap adalah Virtual Memory yang bisa digunakan untuk mendukung kerja Memory utama. Jadi jika kita menggunakan swap, sementara kita bekerja sistem akan menggunakan swap sebagai RAM tambahan.

Ada 2 cara menggunakan swap, yang pertama adalah menggunakan partisi khusus yang dibuat pada micro sd card, pembuatan partisi ini bisa menggunakan utility seperti MiniTool Partition Wizard, GParted, Parted Magic dan lain-lain, atau bisa juga dilakukan melalui CWM Recovery langsung dari handset yang bersangkutan.

Cara yang kedua adalah menggunakan sebuah file yang tersimpan pada SD Card. Dengan cara ini kita tidak perlu repot-repot membagi partisi SD card, karena aplikasi yang akan kita gunakan di sini akan membuatkan untuk kita file swap tersebut. Dan lagi, resiko penggunaan external sd card sebagai swap akan memperpendek umur sdcard tersebut. jadi sangat dianjurkan untuk menggunakan cara 2 dan memilih internal SD card sebagai lokasi penyimpanan swap.

Hal selanjutnya yang juga harus diperhatikan adalah tidak semua kernel mendukung penggunaan swap. Pada contoh kali ini saya menggunakan ZTE V967s yang sudah terinstal ROM Lewa OS 5.

Untuk mengetahui apakah kernel yang kita gunakan mendukung fungsi swap atau tidak, bisa menggunakan aplikasi
MemoryInfo & Swapfile Check.

1

Jika ternyata kernel yang kita gunakan telah terbukti mendukung penggunaan swap, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah menginstal aplikasi ROEHSOFT RAM Expander (SWAP). Melalui aplikasi ini anda akan diberikan pilihan untuk menggunakan partisi atau menggunakan file seperti yang saya jelaskan di atas.

Langkah terakhir yang paling penting adalah melakukan pengecekan bahwa swap yang kita buat sudah benar-benar bekerja, hal ini bisa dilakukan dengan mengetik perintah “free” pada Terminal Emulator.

1

Ini adalah contoh file swap yang tersimpan pada internal SD:

1

Mari berdiskusi dengan santun...